Warga menilai aktivitas pengangkutan material dari lokasi tambang tidak memperhatikan keselamatan pengguna jalan. Tanah yang terbawa kendaraan pengangkut membuat kondisi jalan menjadi licin dan membahayakan masyarakat yang melintas.
“Iyye, kita sebagai masyarakat di sini mengeluh akibat banyaknya tanah yang berceceran di jalan. Apalagi kalau hujan, sangat licin,” ungkap salah seorang warga.
Menurut informasi warga, material tanah tersebut diambil secara cuma-cuma dari masyarakat.
Warga berharap pihak terkait segera turun tangan untuk menindak aktivitas tambang ilegal tersebut sebelum memakan korban lebih banyak. Selain merusak kenyamanan pengguna jalan, aktivitas itu juga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pemilik alat dan pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas tambang tersebut.
Penulis: Agusman